Uyah Asam Pitik

Makanan khas Banyuwangi yang terbuat dari ayam kampung dan campuran bongkot kecombrang ini memberikan sensasi rasa segar sekaligus asam, seperti namanya.
Rasa asam muncul dari irisan belimbing wuluh. Selain itu, kuliner tradisional khas Banyuwangi ini juga disajikan lengkap dengan tambahan sayur-mayur termasuk kacang panjang dan irisan bongkot.
Suku Osing biasanya menyebut sajian ini dengan nama uyah asem. Kata ‘jangan’ berarti sayur. Meskipun dinamai ‘sayur’, sajian ini enggak melulu berisi sayuran lo. Makanan berkuah ini berbahan dasar ayam kampung, pepaya muda, dan belimbing wuluh. Ada juga yang menambahkan honje atau kecombrang juga ranti atau leunca ke dalam sajian ini.
Soal rasa, uyah asem pitik ini segar banget. Sensasi pedas berpadu dengan asam yang bikin ketagihan. Meskipun tak setenar sego tempong ataupun pecel rawon, uyah asemm pitik tetap diburu pelancong. Dulunya, makanan ini hanya dihidangkan saat acara tertentu saja. Namun kini, uyah asem pitik bisa ditemui di kedai makan di Banyuwangi.
Satu porsi uyah asem pitik berisikan potongan ayam dengan sayur seperti pepaya muda, kacang panjang, belimbing, wuluh, dan honje. Selain itu, ada juga pendamping seperti sambal mentah, kerupuk, dan potongan tempe. Paling enak, sajian pedas, gurih, dan segar ini dinikmati bersama nasi hangat di siang hari.
RESEP UYAH ASEM PITIK
BAHAN-BAHAN
500 gram daging ayam
6 siung bawang merah
1 siung bawang putih
5 buah cabe merah besar
6 buah blimbing wuluh
Kecombrang secukupnya
2 buah ranti ukuran sedang
3 lembar daun jeruk
10 buah cabe rawit
Garam, secukupnya
Gula, secukupnya
Merica halus, secukupnya
3 sdm minyak goreng
CARA MEMBUAT
1. Rebus daging ayam yang sudah dicuci. Masukkan air sampai kira-kira dagingnya tenggelam, rebus selama 10 menit.
2. Setelah ayam matang, cuci lagi dengan air mengalir. Buang air rebusan tadi lalu rebus lagi menggunakan air baru. Jika tidak menggunakkan air rebusan baru, kuah akan mengental jika dingin.
3. Haluskan dua bawang, dua cabai dan ranti. Khusus untuk ranti di uleg kasar saja. Tumis dengan 3 sendok makan minyak hingga matang lalu masukkan dalam rebusan ayam.
4. Masukkan blimbing wuluh yang sudah diiris, kecombrang, dan daun jeruk. Masak dengan api sedang.
5. Masukkan garam, gula, dan merica halus sesuai selera. Hidangkan selagi hangat.
Sop Kesrut

Makanan khas Banyuwangi yang satu ini terkenal dengan rasa pedasnya. Saking pedasnya, setiap orang yang menyantap sop kesrut akan menahan ingus yang keluar dari hidung, atau yang biasa disebut dengan kesrut kesrutan dalam bahasa suku Osing.
Sekilas sup yang satu ini tidaklah berebeda dengan sup jenis lainnya yang biasa Anda makan, hanya saja ada beberapa menu pelengkap yang berbeda yaitu berupa sambal tempong yang sangat khas. Sup kesrut ini juga terbuat dari olahan ayam dengan kuah kaldu yang sangat kental dan juga pedas.
Cara membuat Sop Kesrut
Bahan-bahan
- 250 gr daging ayam
- bumbu
- 4 siung bawang merah
- 5 buah cabe rawit
- 3 buah cabe besar
- 1 buah tomat
- sedikit terasi (me: saya skip)
- lengkuas secukupnya (digeprek)
- secukupnya gula, garam, kaldu bubuk ayam
- 5 buah blimbing wuluh
- 1 batang daun bawang
Langkah
- Rebus bawang merah, cabe rawit, cabe rawit dan tomat hingga empuk, kemudian haluskan. tumis sebentar, sampai aroma keluar. sisihkan
- Rebus ayam dengan air secukupnya. jika ayam sudah empuk tambahkan bumbu yg sudah ditumis.
- Tambahkan gula, garam, kaldu bubuk ayam.
- Tambahkan potongan blimbing wuluh. tunggu blimbing agak layu. tambahkan daun bawang.
- Koreksi rasa. dan siap dihidangkan