Makanan Malang

Bakso President

(Sumber: @jonet_wicaksana)

Salah satu kuliner khas Malang adalah bakso, terutama bakso bakar. Kamu bisa menemukan kedai bakso dengan mudah di seluruh penjuru kota. Salah satu yang paling terkenal adalah Bakso President yang sudah berdiri sejak 1977. Kedai bakso ini berada di Jalan Batanghari No 5, letaknya persis di samping rel kereta api sehingga kamu dapat merasakan sensasi makan bakso dengan suasana yang unik.

Ada berbagai jenis bakso yang bisa kamu pilih di Bakso President, mulai dari bakso kecil, bakso besar, bakso telur, bakso goreng, bakso urat, bakso tulang muda, bakso goreng udang, siomai basah, hingga bakso bakar yang menjadi favorit pembeli. Di sini, kamu juga bisa membeli keripik bakso yang menjadi salah satu oleh-oleh khas Malang.Depot HTS

(Sumber: @syuli)

Selain Bakso President, ada juga Depot Han Tjwan Sing (HTS) yang merupakan tempat makan enak di Malang yang legendaris. Berlokasi di Jalan Dr. Wahidin No 123, Kalirejo, Lawang, Depot HTS biasanya menjadi tempat persinggahan wisatawan yang hendak ke Malang dari arah Surabaya. Setiap hari, Depot HTS buka pukul 07:00 – 21:00 WIB.

Menu andalan di tempat makan ini adalah onde-onde. Camilan ini memiliki tekstur kenyal dan rasa manis yang pas. Selain onde-onde dengan isi kacang hijau, ada juga isian kacang merah dan kelapa.

Jika ingin menikmati makanan berat, kamu wajib memesan rawon merah berisi potongan daging sapi yang empuk dan gurih. Begitu lezat, rawon merah di Depot HTS sudah mendapat banyak ulasan positif dari berbagai media kuliner lho!Noodle Inc

(Sumber: @noodleinc.malang)

Dari namanya saja, sudah jelas bahwa Noodle Inc menyajikan menu utama berupa mi. Berbagai jenis olahan mi tersedia di tempat makan ini. Kebanyakan pembeli memesan mi tarik ayam atau mi tarik sapi yang memang merupakan menu favorit di Noodle Inc. Tekstur mi sangat lembut dengan kuah bening yang bercampur irisan jamur dan sawi.

Mengusung konsep warehouse, Noodle Inc memiliki suasana yang nyaman untuk digunakan sebagai tempat nongkrong bersama teman-teman atau keluarga. Lokasinya berada di Jalan Soekarno Hatta, DR 1-2. Jika ingin mencoba hidangan mi di sini, kamu bisa datang setiap hari pukul 11:00 – 24:00 WIB.Warung Lama Haji Ridwan

(Sumber: @fauzan.sudiono)

Jika sedang merasa lapar saat jalan-jalan di Pasar Besar, kamu bisa langsung mampir ke Warung Lama Haji Ridwan. Lokasinya di lantai dasar Pasar Besar Malang unit B15 – 16. Dulunya, usaha kuliner ini hanya berupa dagangan yang dipikul keliling di Pasar Besar. Setelah semakin berkembang, pada tahun 1925 usaha kuliner ini menempati bangunan yang permanen.

Menu di Warung Lama Haji Ridwan berupa makanan rumahan yang lezat. Salah satu menu favorit pembeli adalah sate komoh, yakni sate daging bacem yang diberi bumbu rempah dan cabai. Rasanya mirip seperti bumbu bali, tetapi sedikit lebih manis. Selain sate komoh, kamu juga bisa memesan beragam menu lain seperti ayam panggang bumbu rujak, sate usus sapi, nasi rawon, dan sebagainya.

Tempat makan enak di Malang yang satu ini menawarkan hidangan dengan harga terjangkau. Untuk sate tusuk dihargai Rp5.000, sedangkan nasi gulai sapi dan nasi campur sekitar Rp9.000 – Rp11.000 per porsi. Jika ingin mencicipi hidangan di Warung Lama Haji Ridwan, datanglah sekitar 08:00 – 16:00 WIB.Depot Tahu Lontong Lonceng

(Sumber: @sbykulinerinfo)

Sejak dulu, kawasan Kota Lama Malang menjadi sentra pertokoan. Di tengah-tengah bangunan tersebut, terdapat sebuah depot sederhana yang telah berdiri sejak 1935 bernama Depot Tahu Lontong Lonceng. Tempat makan ini menjadi salah satu kuliner legendaris di Malang hingga kini. Lokasinya berada di Jalan Laksamana Martadinata No 66.

Menu andalan depot ini adalah tahu telur lontong. Penyajian hidangan ini adalah sambal petis diletakkan di dasar piring, lalu diberi irisan lontong. Setelah itu, hidangan ditaburi dengan tahu telur.  Selain tahu telur lontong, kamu juga bisa mencoba menu lain seperti tahu telur nasi dan tahu lontong biasa. Harga satu porsi hidangan ini hanya Rp8.000.

Setiap harinya, Depot Tahu Lontong Lonceng buka pukul 10:00 – 22:00 WIB. Khusus pada hari Minggu, depot milik Bapak Abdulrohim ini buka pukul 16:00 – 22:00 WIB.Rumah Makan Cairo

(Sumber: @rmcairo_batu)

Bagi pecinta makanan Timur Tengah, kamu bisa datang ke Rumah Makan Cairo di Jalan Kapten Tendean 1. Sejak awal berdiri pada 1953, tempat makan enak di Malang ini memang menjadikan daging kambing sebagai bahan utama dari setiap menu yang ditawarkan. Sebut saja sate, gulai, krengsengan, nasi kebuli, nasi mandhi, nasi briyani, dan tentunya kambing guling.

Olahan daging kambing di Rumah Makan Cairo sama sekali tidak berbau, dengan tekstur daging yang gurih dan lembut. Jika kamu mencari makanan ringan, pesan saja roti maryamatau martabak telur. Tersedia pula susu kambing murni untuk pendamping makananmu. Datanglah sekitar 08:00 – 22:00 WIB untuk menikmati hidangan khas Timur Tengah di sini.Mie Gajah Mada

(Sumber: @fransprabowo)

Selain Noodle Inc, ada lagi satu tempat makan enak di Malang yang menyajikan menu utama berupa mi, yakni Mie Gajah Mada. Dari berbagai olahan mi yang ditawarkan, menu andalannya adalah mi ayam jamur. Satu porsi terdiri dari mi, potongan jamur, daging ayam suwir, sawi, serta taburan bawang goreng dan daun bawang. Tak ketinggalan kuah bening yang gurih.

Mie Gajah Mada berada di Jalan Pasar Besar 17A. Setiap harinya, depot ini buka pukul 09:00 – 14:30 WIB, tutup sebentar, lalu buka kembali pukul 17:00 – 21:00 WIB. Tapi, khusus di hari Minggu, Mie Gajah Mada hanya buka pukul 09:00 – 14:30 WIB

Bakso beranak Malang

Ini dia Depot Bakso Beranak di Kota Malang – Hallo sahabat Raja Tour Malang. Belum lama ini, kuliner kota malang dan sekitarnya dikejutkan dengan adanya Bakso Beranak. Inovasi dari bakso ini memang langsung menyita perhatian publik yang sempat viral di media sosial. Bahkan dampaknya cukup luar biasa, ada banyak depot bakso beranak di Kota Malang yang bisa Anda kunjungi.

Bakso beranak adalah varian pentol daging raksasa yang di dalamnya terdapat beberapa pentol kecil yang disebut anakan. Ada pula penjual bakso yang memasukkan irisan telor rebus dan cabe di dalamnya untuk semakin menarik minat pecinta kuliner. Nah, berikut kami kasih daftarnya jika kamu sedang berlibur di kota Malang dan ingin nyicipin baso beranak.

Berikut depot bakso beranak di Kota Malang:

  1. Bakso Beranak Sawojajar
    Jalan Ranugrati Gang 1, No. 44, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang
    Telp. 085604008546
  2. Kedai Sam Klowor
    Jalan Danau Maninjau Barat B1 A-40, Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang
    Telp. 08568770834
  3. Deo Bakso Beranak
    Jalan Semanggi Timur Soekarno Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang
    Telp. 085655980555
  4. Mie Ayam dan Bakso Asoy
    Jalan Bunga Coklat No. 1, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang
  5. Bakso Beranak Ayam Bangiran 1
    Jalan Raya Jambu Dau Sengkaling, Malang
    Telp. 082142350060
  6. Bakso Beranak Ayam Bangiran 2
    Jalan Cengger Ayam, Kota Malang
    Telp. 082142350060
  7. Omah Hebring 2
    Jalan Raya Tlogomas No. 3, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang
    Telp. 081334383333
  8. Omah Hebring 2
    Jalan Bendungan Kedungombo, No. 1, Kota Malang
    Telp. 08125255697

itulah sedikit informasi mengenai depot bakso beranak di malang, jika anda sedang mencari Paket Wisata Malang anda bisa melihat halaman beranda kami, Terima Kasih

Jenang Suro Malang

 – Pembuatan jenang Suro bareng sudah menjadi kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan warga Dusun Songgoriti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu. Pembuatan jenang Suro pun selalu digelar di area pelataran Candi Supo Songgoriti, Minggu (12/9/2019) malam.

Pembuatan jenang diikuti puluhan warga. Mereka berkumpul bersama, bahu-membahu membuat jenang Suro. 

Tahun ini, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko juga ikut hadir mengaduk jenang Suro bersama Lurah Songgokerto Dian Saraswati. Tanpa ragu mereka pun langsung menggunakan pengaduk yang terbuat kayu.

Sebelum membuat jenang, diawali dengan pembacaan doa terlebih dahulu. Sebelumnya bahan-bahan untuk membuat jenang Suro sudah disiapkan. 

Sehingga usai membacakan doa, Dewanti bersama warga  mulai mengaduk jenang dan memasukkan bahan-bahan yang berasal dari hasil bumi. Antara lain kelapa 34 buah, kelapa muda empat buah, beras 17 kilogram, dan kacang tanah dua kilogram. Semuanya perlahan dimasukkan sambil mengucap doa.

Mereka bahu-membahu secara bergantian mengaduk jenang yang dimasak dalam tungku menggunakan bakar kayu. Kemudian warga mengaduk dengan menggunakan pengaduk berbahan bambu. Panjangnya satu meter. 

Karena jenang ini dibuat dengan jumlah yang cukup banyak, cukup berat ketika mengaduk. Sehingga sewaktu-waktu warganya bergiliran untuk mengaduk hingga matang. Apalagi  proses mengaduk tidak boleh berhenti, kurang lebih selama empat hingga lima jam. 

Jenang yang sudah matang itu siap disantap oleh warga dan dipersembahkan di Candi Supo Songgoriti. Pendamping makan jenang ini sudah dipersiapkan seperti perkedel, kering tempe, dan telur dadar.

 Dewanti mengatakan, kegiatan ini adalah upaya untuk melestarikan budaya yang ada di Dusun Songgoriti agar tidak hilang setiap 1 Suro.  “Dan memang jenang ini khusus dibuat saat merayakan 1 Suro yang digelar di pelataran Candi Supo Songgoriti,” ungkap Dewanti. 

Selain itu, pembuatan jenang tersebut sebagai wujud rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. “Sebagai wujud terima kasih kepada Allah SWT. Sudah diberi kehidupan hingga Suro,” imbuhnya.

Tradisi ini juga jadi salah satu cara membuat warga Songgoriti lebih guyub dan  lebih kompak membangun Dusun Songgoriti menjadi daerah yang terus maju di bidang wisata dan sebagainya. 

Rujak Cingur Malang

 – Rujak cingur merupakan kuliner khas Jawa Timur yang bisa diterima semua lidah orang Indonesia. Sebab, rasa petis yang digunakan sebagai bahan dasar pembuatan rujak cingur diolah dari ikan dan udang laut yang berasal dari perairan Indonesia. Rasanya pun Nusantara banget. 

Di Kota Malang ada beberapa tempat yang menyediakan rujak cingur dan menja di favorit sejak puluhan tahun. Di tempat-tempat ini biasanya banyak pejabat dan tokoh publik yang kerap mampir. Jika pun bukan pejabat yang mampir, di tempat-tempat inilah warga Malang biasa memborong rujak cingur. Di mana saja? 

1. Warung Rujak Cingur Bude Ruk (Tahun 1960 – Sekarang)

Rujak_Cingur_Bu_Dhe_RukqURJ.jpgRujak Cingur Bu Dhe Ruk

Bisa dikatakan inilah warung rujak cingur tertua yang masih ada di Kepanjen. Namanya Warung Rujak Bude Ruk. Di papan namanya tertulis sejak tahun 1960, tapi menurut beberapa orang, warung rujak Bude Ruk ini sudah ada sejak tahun 1950-an.

Warung rujak ini berada di Jalan Suruji 17. Tepatnya di gang 1, gang sempit yang menghubungkan Jalan Suruji dengan Jalan Sultan Agung, tepatnya di sebelah Toko Jawa. Saking terkenalnya Warung Rujak Bude Ruk, sampai-sampai gang sempit ini pun diberi nama Gang Rujak.


2. Rujak Cingur Mentawai

Depot_Rujak_Cingur_MentawaiW9vOm.jpgDepot Rujak Cingur Mentawai

Rujak Cingur Mentawai sudah ada sejak 1969 hal ini tentu linier dengan pramusaji yang juga sudah berusia senja di tempat ini. Dengan telaten, penjualnya memotong tahu, tempe, buah dan tak lupa mengiris cingurnya dan meletekkan diatas meja yang beralaskan daun pisang. Sementara ada satu orang yang bertugas membuat bumbunya. Di tempat makan ini, order di catat pada secarik kertas kecil dan penjualnya meracik rujak berdasarkan pesanan tersebut.

Untuk jenis bumbunya bisa di pesan sesuai selera kita. Bisa pedas sekali atau tanpa cabe bahkan ada jenis bumbu yang baru pertama kali ini aku dengar, yaitu kagok. Ya, kagok adalah sebutan untuk bumbu yang manis dan kecut, jadi ditambahkan asam dan gula sehingga rasanya agak berbeda dengan bumbu biasanya. Untuk urusan harga, ditembok depot ini sudah ada tulisan besar. Rujak cingurnya dipatok harga 20 ribu rupiah.

Makanan Khas Malang (part 5)

9. Tempe Mendol

Mendol tempe, makanan khas Malang.Mendol tempe, makanan khas Malang. Foto: iStock

Mendol adalah makanan yang terbuat dari bahan dasar tempe kedelai yang berbentuk blok (mendol). Tempe mendol ini biasanya disajikan sabagai lauk atau pun dimakan langsung sebagai menu utama.

Tempe mendol memiliki tekstur yang lebih padat. Tempe mendol alias mendol tempe ini bisa kamu temui di penjual pecel. Rata-rata penjual nasi pecel juga menyuguhkan tempe mendol sebagai pelengkap.

10. Bakpao

Bakpao Boldy yang legendaris di Malang.Bakpao Boldy yang legendaris di Malang. Foto: Istimewa

Daftar selanjutnya ialah makanan khas Malang buat oleh-oleh untuk keluarga atau teman. Salah satunya yang tak boleh terlewat adalah bakpao.
Umumnya, makanan lezat ini sajikan dengan berbagai varian rasa yang terdiri dari varian manis dan gurih.

Nah, salah satu bakpao legendaris di Malang adalah Bakpao Boldy yang sudah eksis pada tahun 1950. Untuk harganya sekitar Rp 9 ribu per buah dan pasta kacang hitam menjadi primadona dari varian rasa lainnya.

Bakpao yang disajikan di sini terjamin bebas dari pengawet, pemutih atau bahan kimia lain sehingga cita rasa yang disajikan sudah tak perlu diragukan nih Detikers.

Bakpao Boldy
Jl. Mangun sarkoro No.25, Jodipan
Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur
Jam buka : 07.00-17.00 WIB
Telepon: (0341) 364020

Makanan Khas Malang (part 4)

7. Sate Landak

Sate berbahan ekstrim jadi makanan khas Malang yang bisa kamu coba.Sate berbahan ekstrim jadi makanan khas Malang yang bisa kamu coba. Foto: Eko Susanto

Masih dengan olahan sate, kamu bisa mencicipi salah satu kuliner ekstrem khas Malang, yaitu sate landak. Teksturnya yang empuk dan cita rasa gurih membuat siapa saja tergoda. Tapi, tenang saja jangan takut untuk memakan sate yang berbahan utama hewan landak ini. Karena penyajiannya sudah ada dalam bentuk potongan kecil layaknya sate ayam.

Punya nyali untuk makan kuliner ini Detikers? Langsung saja mampir ke Sate Landak Bu Ria. Di sini menyajikan tidak hanya olahan sate tapi juga ada tongseng dan sup. Menunya sendiri cukup beragam, seperti menu daging biawak dan daging bulus.

Sate Landak Bu Ria
Jl. Bugis No.47, Boro Bugis, Saptorenggo
Kec. Pakis, Malang, Jawa Timur
Jam buka: 07.00-22.00 WIB
Telepon: 0822-4776-7512

8. Orem- Orem

Orem-orem, makanan khas Malang yang langka.Orem-orem, makanan khas Malang yang langka. Foto: Instagram Jogja Food/Travel Culinary Guide

Orem-orem masakan kuliner Malang ini berbahan dasar irisan tempe goreng dan ayam yang diolah dengan kuah santan kental. Makanan ini disajikan dengan irisan ketupat beserta lauk tempe dan tauge, dan disiram kuah santan. Keunikan kuliner ini terletak pada cara memasaknya yang menggunakan bahan bakar arang dan bahan dasar tempe khas Malang.

Kamu bisa cicip orem-orem di Warung Orem-Orem Pak Tik. Warung ini mudah dikenali dengan dipajangnya ketupat berukuran jumbo di depan warung. Meski sajian kuliner ini sangat sederhana tapi makanan di sini selalu ludes terjual.

Warung Orem-Orem
Jl. Irian Jaya No.1, Sukoharjo
Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur
Jam buka: 10.00-04.00 WIB
Telepon: 0822-4485-7686

Makanan Khas Malang (part 3)

5. Ketan

Ketan enak dengan aneka rasa jadi makanan khas Malang.Ketan enak dengan aneka rasa jadi makanan khas Malang. Foto: Hilda Meilisa Rinanda

Buat kamu yang ingin makan yang hangat dan manis, cocok banget nih sama kuliner satu ini. Kuliner Malang selanjutnya yang enak ialah terbuat dari olahan beras ketan. Umumnya, sajian ketan berupa ketan yang disajikan dengan kelapa parut atau bubuk.

Yuk, melipir sedikit ke wilayah Kota Batu, di sini kamu akan makanan khas Malang Batu di Pos Ketan Legenda, yang sudah berdiri tahun 1967.

Ketan legenda ini terletak di dekat alun-alun Batu, arah selatan. Di sini terdapat menu sajian untuk ketan manis, seperti ketan keju susu dan ketan gurih, seperti ketan ayam pedas. Harga ketan legenda sekitar Rp 7 ribu – 12 ribu.

Pos Ketan Legenda
Jalan Kartini No. 6, Ngaglik, Batu, Sisir
Kec. Batu, Malang, Jawa Timur
Jam buka: 10.00 – 02.00 WIB
Telepon: 0813-3431-3353

6. Sate Kelinci

Makanan khas Malang yang unik.Makanan khas Malang yang unik. Foto: detikFood

Masih di kawasan wilayah Kota Batu, kamu harus coba makanan yang berbahan dasar kelinci nih Detikers. Selain enak, kabarnya daging kelinci bisa menyembuhkan penyakit asma. Daging kelinci yang pas untuk dikonsumsi, berusia 4-6 bulan karena diyakini memiliki daging yang empuk seperti daging ayam.

Kamu bisa mampir ke Warung Sate Kelinci, yang membuat menu hidangan primadona Kota Batu, yaitu sate kelinci.

Warung Sate Kelinci
Jl. Patimura No.126, Temas, Kec. Batu
Kota Batu, Jawa Timur 65315
Jam buka: 08.00-21.00 WIB
Telepon: (0341) 597275

Makanan Khas Malang (part 2)

3. Nasi Pecel

Makanan khas Malang yang bikin kangen, nasi pecel.Makanan khas Malang yang bikin kangen, nasi pecel. Foto: detikFood

Nasi pecel merupakan salah satu menu favorit warga Malang. Nasi pecel sendiri terdiri dari nasi yang ditemani dengan rebusan sayur segar, siraman sambal kacang dan peyek.

Sedangkan, untuk sayurannya berupa tauge, kacang panjang, kangkung, dan daun kemangi. Dengan racikan bumbu cita rasa khas tradisional Indonesia nan bergizi, nasi pecel cocok disantap untuk sarapan pagi.

Salah satu nasi pecel yang terkenal dan legendaris di Malang ialah Pecel Kawi 1975. Kenikmatan menu nasi pecel ini terletak pada cita rasa yang otentik, karena termasuk makanan khas Malang tempo dulu nih Detikers.

Sebaiknya, kamu bersiap datang lebih awal terutama di jam sarapan sampai makan siang dan musim liburan. Bila kamu sedang melakukan aktivitas lain dan tetap ingin mencoba kuliner ini, kini kamu bisa pesan melalui aplikasi online loh.

Harga untuk satu porsi nasi pecel disini sekitar Rp 14 ribu, untuk harga lauk-pauknya antara Rp 2 ribu-15 ribu saja.

Pecel Kawi Hj. Musilah
Jalan Kawi Atas No.43B, MALANG
Buka Setiap Hari 06.00 – 19.00 WIB
Info (0341) 5022005
Instagram: @pecelkawi

4. Ronde Titoni

10 Makanan Khas Malang yang Enak dan LegendarisWedang ronde, wajib kamu cicip karena ini adalah makanan khas Malang lho. Foto: iStock

Dinginnya Malang cocok ditemani dengan hangatnya kuliner yang satu ini, wedang ronde. Wedang dalam istilah kuliner Jawa merupakan segala bentuk minuman panas yang terbuat dari air rebusan jahe, serai dan gula Jawa.

Cita rasa jahe membuat kuliner ini terasa mirip dengan kuliner sekoteng. Sedangkan, ronde menyuguhkan isian seperti bulatan tepung beras yang berisi gula.

Jika kamu masih penasaran dengan cita rasa wedang ronde, kamu bisa ke Ronde Titoni Malang, salah satu tempat legendaris untuk menyantap ronde. Di sini kamu bisa menikmati semangkuk wedang ronde beserta menu angsle di kedai yang sudah hadir pada 1948. Harga yang ditawarkan di kedai ini dengan harga mulai Rp 7 ribu-9 ribu.

Ronde Titoni
Jln. Zainul Arifin No. 17, Sukoharjo, Klojen, Kota Malang
Jam buka : Senin-Sabtu, 18.00 – 00.00
(0341) 808 292

Makanan Khas Malang

Kota Malang yang terkenal dengan kesejukan dan keindahan alamnya, selain itu kulinernya juga enak. Buat kamu, para pecinta kuliner, jangan sampai terlewat nih makanan khas Malang, Jawa Timur yang mampu menggoyang lidahmu.

Berikut ini 10 makanan khas Malang yang enak dan legendaris yang dirangkum oleh detikFood dari berbagai sumber.

1. Bakso Malang

Makanan khas Malang berkuah hangat.Makanan khas Malang berkuah hangat. Foto: iStock

Buat si penikmat bakso, pasti jawaban utama tentang nikmatnya makanan satu ini, tidak lain ialah bakso khas Malang.

Kamu bisa menemukan kedai yang menyediakan bakso yang terkenal di Malang, seperti Bakso President. Kedai yang berdiri sejak tahun 1977 ini berada tepat di samping rel kereta aktif jurusan Surabaya-Malang, jadi kalau kamu berkunjung ke sini maka akan ada sensasi tersendiri saat asyik melahap seporsi bakso hangatmu.

Bakso President menawarkan varian bakso, seperti bakso goreng, bakso bakar, dan sebagainya. Nah, Detikers untuk mencicipi bakso ini, kamu cukup siapkan kocek sekitar Rp 30 ribu – 50 ribu.

Bakso President Malang
Jalan Batanghari Nomor 5, Rampal Celaket, Klojen, Kota Malang, Jawa Timur.
Jam buka: 08.00 – 21.30 WIB.
Nomor telepon: (0341) 496746

2. Rawon

Rawon, makanan khas Malang, Jawa Timur.Rawon, makanan khas Malang, Jawa Timur. Foto: dok. detikFood

Makanan khas Jawa Timur ini juga populer di Malang. Rawon sendiri terbuat dari olahan daging sapi berupa sup daging berkuah hitam. Kuah hitam ini dihasilkan dari perpaduan bumbu yakni kluwek.

Nah, jika kamu sedang berada di Kota Malang, kamu bisa mampir makan rawon khas Malang di warung makan terkenal, Rawon Nguling Malang. Kuliner satu ini sudah eksis sejak tahun 1983. Sesuai dengan namanya, makanan ini berasal dari Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Di sini kamu bisa mencoba nasi rawon beserta jajaran kuliner pelengkap lainnya, seperti babat, perkedel, dan lainnya. Kamu cukup menyiapkan kocek sekitar Rp 35 ribu – 50 ribu.

Rawon Nguling

Jalan Zainul Arifin No.62, RT.01/RW.01
Kiduldalem, Kec. Klojen
Kota Malang, Jawa Timur
Jam buka: 07.00 – 15.30 WIB
Telepon: (0341) 324684

SeaFood Banyuwangi

BANYUWANGI, KOMPAS.com – Mengusung konsep kafe, Kerang Kiloan Bang Jono bisa dijadikan tempat nongkrong dan makan bersama sahabat atau keluarga saat berkunjung di Kabupaten Banyuwangi.

Ada banyak pilihan seafood dengan harga yang terjangkau dan rasa yang enak serta tempat yang cocok untuk bersantai. Menu yang direkomendasi adalah lobster bakar, kerang hijau sambalado, serta yang tidak boleh ketinggalan yaitu kepiting saus Using.

Bahan laut yang digunakan terasa segar. Sedangkan bumbu yang dipakai membuat rasa “laut” semakin kuat. Gurih dan nikmat.

“Semua bahannya berasal dari hasil laut di Banyuwangi mulai dari lobster, kepiting, kerang, dan udang,” jelas Fikhi Nizar (22), pemilik Kerang Kiloan Bang Jono kepada Kompas.com Selasa (22/3/2016).

Ia mengaku sengaja membuat konsep berbeda di Banyuwangi dengan membuat kedai yang bisa untuk tempat nongkrong anak muda tetapi menjual makananan berat yang mengenyangkan tetapi tetap dengan harga terjangkau.

“Selama ini kalau namanya kafe yang disediakan kan hanya makanan ringan. Terus kalau ngomong restoran seafood pasti harganya selangit. Di sini beda,” jelasnya.
Ia mencontohkan harga kerang segar yang dimasak kisaran Rp 35.000 sampai Rp 45.000 per kilogram dan bisa dimakan untuk dua atau tiga orang sekaligus. Termasuk juga lobster dan kepiting yang bisa dimakan bersama-sama.

“Paling mahal di sini Rp 150.000,” jelasnya.

Ide itu muncul ketika dia masih menjadi mahasiswa dan kesulitan mencari tempat makan seafood yang harganya sesuai dengan kantong anak muda.

“Apalagi potensi hasil laut Banyuwangi sangat luar biasa dan saya ambil kesempatan ini,” jelas pemuda asli Banyuwangi lulusan Universitas Indonesia.

Selain itu, ia juga ingin menginspirasi anak muda agar berani untuk berbisnis dengan perhitungan yang matang. Ia mencontohkan untuk usaha kuliner Kerang Bang Jono, ia menyewa area parkir dan merubah kontainer sebagai tempat jualan.

Sumber dari https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/travel/read/2016/03/23/190000427/Nongkrong.Asyik.Sambil.Makan.Seafood.di.Kerang.Kiloan.Bang.Jono